Tag Archives: majelis tenaga kesehatan indonesia

ANCAMAN DEPORTASI PERAWAT INDONESIA

DEAR COLLEAGUES,

SETELAH, INDONESIAN NURSES DI KUWAIT, KINI GILIRAN INDONESIAN NURSES WORKING AT AL AHLI HOSPITAL QATAR, TERANCAM DEPORTASI GARA-GARA TIDAK MAMPU MEMBERIKAN CERTIFICATE OF GOOD STANDING (CGS).

MEREKA DILEMPAR-LEMPAR KAYAK PROFESIONAL MURAHAN OLEH OKNUM-OKNUM KITA SENDIRI DI BAWAH PPNI DI DALAM NEGERI.

JIKA TEMAN2 INI SUDAH MEMENUHI KEWAJIBANNYA SEBAGAI ANGGOTA PPNI, KINI SAATNYA BERIKAN DAN PENUHI HAK-HAK MEREKA!

JANGAN KARENA CONFLICT PERSONAL, NASIB PROFESIONAL KITA YANG SUDAH TINGGAL DAN BEKERJA DI LUAR NEGERI YANG MEMBERIKAN DEVISA BAGI NEGARA INI JADI DIPERKOSA!

BAGAIMANA PPNI?
BAGAIMANA PULA DENGAN PERAN BPSDM?

SEOLAH-OLAH BENAR MEMANG APA YANG DIKATAKAN BANYAK REKAN-REKAN KITA, BAHWA JIKA BISA DIPERSULIT, MENGAPA PERSOALAN JADI DIPERMUDAH DI NEGERI INI.

MEMASUKI HARI KEDUA PROTES TERHADAP PPNI

Hasil pertemuan dengan KBRI di Doha tadi siang antara lain menghimbau PPNI untuk mempercepat proses pembuatan surat rekomendasi guna perolehan CGS. Disamping itu, PPNI juga dihimbau untuk mengakui keberadaan INNAQ yang sudah 4 tahun di Qatar namun tidak jelas status organisasi profesinya sehingga tidak dapat memaksimalkan perannnya terkait adalanya masalah-masalah seperti ini. Di harapkan ke depan proses rekrutmen perawat Indonesia ke Qatar berlansung dengan lebih baik dan akan ditindak-lanjuti.

KRONOLOGI PERMOHONAN TRAGIS CGS

Bermula dari informasi bahwa sebagian syarat licensing procedure untuk bekerja di Qatar adalah Cerificate of Good Standing (CGS) yang dikeluarkan oleh Board of Licensing dari negera asal dan harus dikirim langsung ke Supime Council of Health Qatar (SCH) Awal Januari 2012.
Karena hal ini merupakan pengalaman pertama kami, maka kami berusaha mencari informasi dimana CGS tersebut bisa dikeluarkan karena Nursing Board di Indonesia belum ada.

Selanjutnya kami datang ke MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia) dan kami bicara dengan secretariat MTKI tepatnya dengan sekretaris ketua MTKI (Ibu Arina). Hal ini kami lakukan karena kami berfikir bahwa MTKI (Majelis=Council/Board) (Minggu III Januari 2012) yang intinya agar dibuat surat permohonan CGS yang ditujukan ke Ketua MTKI (The Indonesian Health Profession Board).

Pada tanggal 6 Pebruari 2012, kami kirimkan surat permohonan CGS dimaksud dengan lampiran data perawat yang akan bekerja di Qatar.
Hampir minimal seminggu sekali kami follow up surat tersebut, dan jawabannya selalu “Pak Ketua sudah membuat memo ke wakil Organisasi Profesi Perawat dan sekarang bola ada di sana (Pak Harif Fadillah)”
Kami berusaha menanyakan ke Bapak Harif Fadillah beberapa kali dan dijawab “Kami sudah membuat surat ke Ketua sekarang tergantung dari ketua apa bisa mengeluarkan CGS atau tidak”

KAMI PROTEST!

KAMI PROTEST!

SAYA, SYAIFOEL HARDY, PERAWAT INDONESIA DI QATAR, KETUA PENASIHAT INNA-Q YANG SUDAH 4 TAHUN INI BELUM MENDAPAT PENGAKUAN DARI PPNI PUSAT, OCCUPATIONAL HEALTH CHIEF NURSE-QATAR PETROLEUM, CEO INDONESIAN NURSING TRAINERS, PEMENANG DIASPORA INDONESIA LOS ANGELES -USA 2012, DENGAN INI MENYATAKAN PROTES KEPADA PPNI PUSAT ATAS KEDZALIMAN YANG MENIMPA PERAWAT INDONESIA DI QATAR, BAIK YANGBEKERJA DI HAMAD HOSPITAL TERKAIT DENGAN STR MAUPUN AL AHLI HOPSITAL YANG KINI TERJERAT PENGURUSAN CGS.

SAYA MENGAJAK REKAN-REKAN SEPROFESI DI BELAHAN BUMI MANAPUN: BELANDA, JEPANG, MERIKA SERIKAT, CANADA, AUSTRALIA, THAILAND, MALAYSIA, THE MIDDLE EAST DAN DI TANAH AIR UNTUK MENGGALANG PROTES INI SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN PROFESI DAN DEMI PERBAIKAN INDONESIAN NURSES SECARA MENYELURUH!

DOHA, 22 JULY 2012

SYAIFOEL HARDY

WINNER OF INDONESIA DISPORA AWARD-LOS ANGELES-USA 2012
QATAR

Top